Posted by: Gatot Pramono on: Agustus 11, 2009
Teman sekalian,
Coba dibayangkan, seandainya anda adalah seorang pelari nasional yang akan diutus oleh KONI untuk mengikuti lomba lari marathon dunia di Ontario, Kanada. Event tahunan ini merupakan ajang pelari menunjukkan kebolehannya dengan hadiah yang luar biasa. Untuk menghadapi lomba ini, anda akan mempersiapkan fisik dan mental jauh hari sebelum lomba.
Diantara latihan fisik yang anda lakukan adalah lari dalam jarak tertentu seperti 5, 10, 20 atau 25 km. Bahkan anda perlu mencoba lari sampai sekitar 40 km, untuk menyamai jarak yang akan dilombakan. Bisa dibayangkan kalau anda tidak melakukan latihan sampai 40 km, bisa-bisa ketika hari lomba tidak sampai finish. Hal ini menunjukkan bahwa latihan harus diusakan sesuai dengan yang akan dilombakan.
Untuk kesiapan mental terhadap cuaca di Ontario dan penduduk sekitarnya, maka anda tentunya akan tinggal di kota tersebut beberapa minggu sebelum lomba. Anda harus menyesuaikan suhu yang lebih dingin di kota tersebut. Diharapkan pada saat lomba nantinya, tubuh kita sudah siap dan tidak bakal kedinginan atau sakit perut yang bisa menyebabkan kegagalan anda.
Perumpamaan diatas mirip dengan persiapan kita ketika menghadapi bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Ramadhan yang lamanya 29 atau 30 hari membutuhkan stamina dan kesiapan yang matang. Betapa banyak kita lihat shof sholat tarawih yang penuh pada minggu pertama akan menyusut pada minggu-minggu berikutnya. Dan tidak heran kalau nanti pada minggu terakhir, beberapa warung semakin dikunjungi orang yang tidak kuat menahan haus dan lapar. Atau ada orang yang terkena gangguan kesehatan atau flu ditengah atau akhir Ramadhan, hal ini berarti fisiknya belum siap.
Untuk menghadapi Ramadhan, Rasulullah SAW sering melakukan puasa sunnat di bulan Rajab dan Sya’ban. Hal ini seperti yang tercantum dalam hadits yang diriwayatnya al-Nasa’i dan Abu Dawud (dan disahihkan oleh Ibnu Huzaimah): Usamah berkata pada Nabi saw, ‘Wahai Rasulullah, saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunat) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya’ban.’ Rasul menjawab: ‘Bulan Sya’ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang.’
Ibadah lain yang kita perlu persiapkan adalah qiyamu lail atau sholat malam. Dalam bulan Ramadhan, peluang untuk melakukan sholat tahajjud akan besar karena kita akan bangun untuk melakukan sahur. Gunakan waktu sebelum sahur untuk memohon maghfiroh dan keperluan kita kepada Allah SWT.
Bacaan atau tilawah Al Quran juga harus diperbanyak karena bulan Ramadhan adalah bulan turunnya Al Quran dan dimana pahala akan dilipatgandakan. Akan merugilah kita bila waktu yang tersedia dalam bulan tersebut disia-siakan tidak untuk berdzikir atau membaca Al Quran.
Jangan lupa, kita juga perlu membuat suasana ceria dalam keluarga kita dalam menyambut bulan penuh rahmah ini. Bersih dan rapikan rumah. Buatlah hiasan dirumah agar terasa suasana Ramadhan. Buat rencana untuk beribadah bersama keluarga seperti sholat berjamaah, buka puasa dan tadarus bersama. Bahagiakan istri/suami dan anak anda agar bulan Ramadhan M Top (Memang Top).
Wallahu a’lam.
mimta izin pak mengkopy materi kultum bapak untuk persiapan ramadhan. trims…
asslamu’alaikum…………
satu kalimat sja…
terima Kasih atas materinya
saya gunakn ini….. insyaAllah untuk berdakwah di organisai saya
terima kasih tentang artikelnya tentang persiapan menyambut bulan ramadhan
Assalamu”alaikum Wr. Wb.
Ustazd Saya mohon izin membawakan kultum ini di tempat saya tinggal , terima kasih semoga menjadi amal ibadah amin
saya sangat senang membaca hal ini kebetulan saya juga dapat jatah untuk mengisi kultum maka dari itu mohon untuk di halalkan saya pakai materi ini terima kasih
Aslm. W.W.. Slm Kenal..
Jazklh materi kultumnya., menarik utk disampaikan pada Rmdhn 1430 H ini. SUkses slalu…Wslm.
Yth mas gatot terima kasih atas kultum yang dimuat yang berjudul Persiapan Marathon dan Ramadhan kebetulan tadi malam di tempatku ada pengajian dan evennya pas, jadi aq tadi malam ngisi kultum pakai ini.
semoga ilmu ini bermanfaat untuk orang buanyak amin
makasih materinya sangat membantu saya ngisi kultum di masjid saya
TRIMS PAK GOTOT PRAMONO…LUAR BIASA WALAUPUN SINGKAT TAPI PADAT.
tarima kasih pak gatot… ijin kan pula matei-materi bapak akan saya gunakan untuk kultum anak-anak di kampung kami… terima kasih sekali lagi….
saya mohon izin ya pak ? kultum2nya saya copy. Balas
salam kenal
saya mohon ijin untuk menggunakan kumppulan kultum ini.
wasalam,
hadi
Asalamualaikum mas gatot, saya mohon izin untuk mengcopy kultumnya, terima kasih…
ikut dong///
tulisannya bagus
semoga kita termasuk golongan yang diselamatkan ……..
amin
Assalamu’alaikum mas,… Meskipun agak telat, saya ikut bergabung ya,…. saya minta ijin materi kultum panjenengan saya gunakan sebagai referensi saya.
maturnuwun.
Wassalamu’alaikum wr wb.
Mohon diijinkan tuk dida’wahkan lagi
assalamualikum…..
trima kasih atas kultum nya..
saya mau minta izin untuk mengcopy…
soal nya saya bsk harus kultum di hadapan guru2 n teman2…
tolong doakan saya semoga saya berhasil ya….
sekali lagi trima kasih….
sukses selalu ya….
Wassalamualikum….
ALLAHU AKBAR !!!!
Agustus 11, 2009 pada 10:20 pm
alhamdulillah semoga kultum ini dapat bermanfaat buat kita