<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Kumpulan kultum</title>
	<atom:link href="http://kultum.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kultum.wordpress.com</link>
	<description>Kumpulan kuliah tujuh menit</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Nov 2009 03:13:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Pentingnya Menghafal dan Memahami Al Quran oleh Ummu Alya</title>
		<link>http://kultum.wordpress.com/2008/01/04/pentingnya-menghafal-dan-memahami-al-quran/#comment-654</link>
		<dc:creator>Ummu Alya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 03:13:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kultum.wordpress.com/2008/01/04/pentingnya-menghafal-dan-memahami-al-quran/#comment-654</guid>
		<description>Silahkan Pak Boim, kopi dan sebarkan dalam kultum Bapak. barakallahu lakum ajmaiin...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Silahkan Pak Boim, kopi dan sebarkan dalam kultum Bapak. barakallahu lakum ajmaiin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pentingnya Menghafal dan Memahami Al Quran oleh Ummu Alya</title>
		<link>http://kultum.wordpress.com/2008/01/04/pentingnya-menghafal-dan-memahami-al-quran/#comment-653</link>
		<dc:creator>Ummu Alya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 03:08:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kultum.wordpress.com/2008/01/04/pentingnya-menghafal-dan-memahami-al-quran/#comment-653</guid>
		<description>Assalamu alaikum wr wb,

     Ya Akhi Faishal. Mungkin akhi sudah pernah mencicipi rasanya menghafal al Qur&#039;an ya ? Nikmat menghafal AL Qur&#039;an itu kalau diibaratkan seperti manisnya kue black forest. kalau ditanya rasanya bagaimana, kita tidak akan dapat menuliskan dengan kata-kata ataupun menceritakan dengan lisan kita, enaknya black forest itu. Seseorang bisa merasakan nikmatnya kalau dia memakannya.
     Demikian juga dengan Al Qur&#039;an. Kalau ingin tahu nikmatnya menghafal AL Qur&#039;an maka jadikan diri kita penghafal Al Qur&#039;an. Barulah kita merasakan nikmatnya...Pokoknya yummy deh..

Ummu Alya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu alaikum wr wb,</p>
<p>     Ya Akhi Faishal. Mungkin akhi sudah pernah mencicipi rasanya menghafal al Qur&#8217;an ya ? Nikmat menghafal AL Qur&#8217;an itu kalau diibaratkan seperti manisnya kue black forest. kalau ditanya rasanya bagaimana, kita tidak akan dapat menuliskan dengan kata-kata ataupun menceritakan dengan lisan kita, enaknya black forest itu. Seseorang bisa merasakan nikmatnya kalau dia memakannya.<br />
     Demikian juga dengan Al Qur&#8217;an. Kalau ingin tahu nikmatnya menghafal AL Qur&#8217;an maka jadikan diri kita penghafal Al Qur&#8217;an. Barulah kita merasakan nikmatnya&#8230;Pokoknya yummy deh..</p>
<p>Ummu Alya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pentingnya Menghafal dan Memahami Al Quran oleh Ummu Alya</title>
		<link>http://kultum.wordpress.com/2008/01/04/pentingnya-menghafal-dan-memahami-al-quran/#comment-652</link>
		<dc:creator>Ummu Alya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 02:59:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kultum.wordpress.com/2008/01/04/pentingnya-menghafal-dan-memahami-al-quran/#comment-652</guid>
		<description>Akhi Ulum,
      Betul sekali, ini patut menjadi keprihatinan kita umat muslim. Seharusnya yang menjadi PANGLIMA bacaan yang haris diutamakan adalah Al Qur&#039;an. Ini makanan pokok kaum muslimin. Al Qur&#039;an itu ali, kebenarannya pasti dan ilmunya langsung dari Ilahi. Kitab-kitab Ulama digunakan sebagai pendamping atau camilan dalam rangka tholabul ilmi kepada mu&#039;allim dan sholihin.
      Pengalaman saya sendiri, 40 tahun belajar agama ke sana sini. Setelah saya menghafal dan mencoba memahami Al Qur&#039;an dengan modal bahasa Arab, maka saya mendapatkan pencerahan yang sangat berharga dan luar biasa. Saya merasa mendapatkan pelajaran langsung dari Allah, Dzat yang menjadi tujuan hidup kita selama ini. Kenikmatan yang didapat melebihi dari mengkaji kitab-kitab para ulama. Semakin kita mentadaburi Al Qur&#039;an semakin kita akan terpesona kepadaNya !!!
     Tidak percaya ? Silahkan dicoba !!,,,

wassalam
Ummu Alya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Akhi Ulum,<br />
      Betul sekali, ini patut menjadi keprihatinan kita umat muslim. Seharusnya yang menjadi PANGLIMA bacaan yang haris diutamakan adalah Al Qur&#8217;an. Ini makanan pokok kaum muslimin. Al Qur&#8217;an itu ali, kebenarannya pasti dan ilmunya langsung dari Ilahi. Kitab-kitab Ulama digunakan sebagai pendamping atau camilan dalam rangka tholabul ilmi kepada mu&#8217;allim dan sholihin.<br />
      Pengalaman saya sendiri, 40 tahun belajar agama ke sana sini. Setelah saya menghafal dan mencoba memahami Al Qur&#8217;an dengan modal bahasa Arab, maka saya mendapatkan pencerahan yang sangat berharga dan luar biasa. Saya merasa mendapatkan pelajaran langsung dari Allah, Dzat yang menjadi tujuan hidup kita selama ini. Kenikmatan yang didapat melebihi dari mengkaji kitab-kitab para ulama. Semakin kita mentadaburi Al Qur&#8217;an semakin kita akan terpesona kepadaNya !!!<br />
     Tidak percaya ? Silahkan dicoba !!,,,</p>
<p>wassalam<br />
Ummu Alya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pentingnya Menghafal dan Memahami Al Quran oleh Ummu Alya</title>
		<link>http://kultum.wordpress.com/2008/01/04/pentingnya-menghafal-dan-memahami-al-quran/#comment-651</link>
		<dc:creator>Ummu Alya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 02:31:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kultum.wordpress.com/2008/01/04/pentingnya-menghafal-dan-memahami-al-quran/#comment-651</guid>
		<description>Silahkan Pak Saeful, dengan senang hati diijinkan. Semoga bermanfaat ..

wassalam
Ummu Alya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Silahkan Pak Saeful, dengan senang hati diijinkan. Semoga bermanfaat ..</p>
<p>wassalam<br />
Ummu Alya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tehnik Menghafal dan Murajaah Al Quran oleh Ummu Alya</title>
		<link>http://kultum.wordpress.com/2007/12/13/tehnik-menghafal-dan-murajaah-al-quran/#comment-650</link>
		<dc:creator>Ummu Alya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 02:24:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kultum.wordpress.com/2007/12/13/tehnik-menghafal-dan-murajaah-al-quran/#comment-650</guid>
		<description>Wa alaikum salam wr wb,

    Silahkan Bu, semoga putra putri Ibu menjadi generasi Islam yang hafal dan faham al Qur&#039;an. Amin

Ummu Alya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa alaikum salam wr wb,</p>
<p>    Silahkan Bu, semoga putra putri Ibu menjadi generasi Islam yang hafal dan faham al Qur&#8217;an. Amin</p>
<p>Ummu Alya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tehnik Menghafal dan Murajaah Al Quran oleh Ummu Alya</title>
		<link>http://kultum.wordpress.com/2007/12/13/tehnik-menghafal-dan-murajaah-al-quran/#comment-649</link>
		<dc:creator>Ummu Alya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 02:21:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kultum.wordpress.com/2007/12/13/tehnik-menghafal-dan-murajaah-al-quran/#comment-649</guid>
		<description>Assalamu alaikum wr wb,
       Penyimpanan hafalan dilakukan otomatis di dalam otak kita. Otak  kita akan menyimpan informasi apapun yang dimasukkan ke dalamnya. Selain itu otak mempunyai kemampuan menyimpan yang sangat besar, menurut penelitian kapasitasnya sangat-sangat besar,mencapai 10 pangkat 800 informasi. 
      Selain itu rata-rata pemakain otak kita hanya 10%-15% saja. Jadi masih banyak tempat di otak kita untuk menghafal Al Qur’an yang  hanya mempunyai 6666 ayat saja.
       Kalau menyimpan informasi bukan masalah, justru yang  menjadi masalah adalah bagaimana memanggil informasi tersebut, atau yang biasa disebut dengan proses MENGINGAT.  Untuk dapat mengingat kembali dengan baik ada beberap hal yang perlu kita lakukan :
-. Seringlah mengulang-ulang surat yang sudah dihafal (muraja’ah). Lakukanlah muraja’ah di dalam dan diluar shalat. 
-. Gunakanlah teknik yang saya jelaskan di atas
- Setiap muraja’ah tambahkan informasi yang berkaitan dengan ayat/surat yang dihafal, misalkan artinya, nomor suratnya, bunyi lafadznya yang terdengar asing/aneh dll
-. Bila hafalan sudah mulai banyak, buatlah jadwal muraja’ah sesuai dengan kemampuan anda. Misalnya: Minggu ini muraja’ah juz 29, berarti setiap hari kita mengulang 2 surat. Mampukah ? Bila tidak mampu maka rendahkan target 1 juz untuk 2 minggu. Bila terasa mudah, tinggikan targer 1 juz khatam 2 hari. Setiap juz mempunyai kesulitan yang berbeda, baiasanya juz yang sudah lama kita hafal, juz 30 misalnya, 1 jam saja kita bisa melakukannya. Tetapi untuk juz yang baru dihafal, kita memerlukan beberap hari untuk memurajaahnya. 
- Disiplinkan kita untuk mematuhi jadwal tersebut
- Adakan waktu-waktu khusus dalam sehari untuk memuraja’ah hafalan kita. Misalnya : badha shubuh, badha dzuhur dan badha Isya. Jadwal ini disesuaikan dengan kegiatan kita sehari-hari
   Demikian Bu Lina, semoga bermanfaat..

Wassalam
Ummu Alya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu alaikum wr wb,<br />
       Penyimpanan hafalan dilakukan otomatis di dalam otak kita. Otak  kita akan menyimpan informasi apapun yang dimasukkan ke dalamnya. Selain itu otak mempunyai kemampuan menyimpan yang sangat besar, menurut penelitian kapasitasnya sangat-sangat besar,mencapai 10 pangkat 800 informasi.<br />
      Selain itu rata-rata pemakain otak kita hanya 10%-15% saja. Jadi masih banyak tempat di otak kita untuk menghafal Al Qur’an yang  hanya mempunyai 6666 ayat saja.<br />
       Kalau menyimpan informasi bukan masalah, justru yang  menjadi masalah adalah bagaimana memanggil informasi tersebut, atau yang biasa disebut dengan proses MENGINGAT.  Untuk dapat mengingat kembali dengan baik ada beberap hal yang perlu kita lakukan :<br />
-. Seringlah mengulang-ulang surat yang sudah dihafal (muraja’ah). Lakukanlah muraja’ah di dalam dan diluar shalat.<br />
-. Gunakanlah teknik yang saya jelaskan di atas<br />
- Setiap muraja’ah tambahkan informasi yang berkaitan dengan ayat/surat yang dihafal, misalkan artinya, nomor suratnya, bunyi lafadznya yang terdengar asing/aneh dll<br />
-. Bila hafalan sudah mulai banyak, buatlah jadwal muraja’ah sesuai dengan kemampuan anda. Misalnya: Minggu ini muraja’ah juz 29, berarti setiap hari kita mengulang 2 surat. Mampukah ? Bila tidak mampu maka rendahkan target 1 juz untuk 2 minggu. Bila terasa mudah, tinggikan targer 1 juz khatam 2 hari. Setiap juz mempunyai kesulitan yang berbeda, baiasanya juz yang sudah lama kita hafal, juz 30 misalnya, 1 jam saja kita bisa melakukannya. Tetapi untuk juz yang baru dihafal, kita memerlukan beberap hari untuk memurajaahnya.<br />
- Disiplinkan kita untuk mematuhi jadwal tersebut<br />
- Adakan waktu-waktu khusus dalam sehari untuk memuraja’ah hafalan kita. Misalnya : badha shubuh, badha dzuhur dan badha Isya. Jadwal ini disesuaikan dengan kegiatan kita sehari-hari<br />
   Demikian Bu Lina, semoga bermanfaat..</p>
<p>Wassalam<br />
Ummu Alya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tehnik Menghafal dan Murajaah Al Quran oleh Ummu Alya</title>
		<link>http://kultum.wordpress.com/2007/12/13/tehnik-menghafal-dan-murajaah-al-quran/#comment-648</link>
		<dc:creator>Ummu Alya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 01:55:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kultum.wordpress.com/2007/12/13/tehnik-menghafal-dan-murajaah-al-quran/#comment-648</guid>
		<description>Wa alaiku salam wr wb,
    Silahkan disebarkan kepada teman-teman, saudara dan tetangga. Semakin banyak yang tertarik menghafal Al Qur&#039;an, semakin kuat keimanan kita dan agama kita..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa alaiku salam wr wb,<br />
    Silahkan disebarkan kepada teman-teman, saudara dan tetangga. Semakin banyak yang tertarik menghafal Al Qur&#8217;an, semakin kuat keimanan kita dan agama kita..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tehnik Menghafal dan Murajaah Al Quran oleh Ummu Alya</title>
		<link>http://kultum.wordpress.com/2007/12/13/tehnik-menghafal-dan-murajaah-al-quran/#comment-647</link>
		<dc:creator>Ummu Alya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 09:03:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kultum.wordpress.com/2007/12/13/tehnik-menghafal-dan-murajaah-al-quran/#comment-647</guid>
		<description>Wa alaikum salam wr wb,
     Alhamdulillah, silahkan dipraktekkan Pak. Insya allah murajaahnya akan semakin ringan..
     Saya sendiri bila sedang memurajaah surat misalnya surat Al Haqqoh, 52 ayat, saya membaginya dalam 5 puluhan. Bila ada bagian yang sulit, misalnya ayat 31-40 maka saya akan mennggunakan 10 ayat itu dalam shalat-shalat saya. Misalnya Dhuhur dan shalat sunnahnya. Rakaat 1 dan 2 shalat dzuhur saya baca sepuluh ayat ini. Bila masih belum terasa lancar saya akan mengulanginya pada rakaat ke 2. Bahkan terkadang saya ulangi lagi di shalat badha dhuhur. Bila sudah lancar baru saya pindah ke ayat 41-52. Dan ini mungkin baru saya lakukan pada shalat ashar.
    Demikian Pak Suryana, semoga bermanfaat.
    Selamat bermuraja&#039;ah.....

Ummu Alya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa alaikum salam wr wb,<br />
     Alhamdulillah, silahkan dipraktekkan Pak. Insya allah murajaahnya akan semakin ringan..<br />
     Saya sendiri bila sedang memurajaah surat misalnya surat Al Haqqoh, 52 ayat, saya membaginya dalam 5 puluhan. Bila ada bagian yang sulit, misalnya ayat 31-40 maka saya akan mennggunakan 10 ayat itu dalam shalat-shalat saya. Misalnya Dhuhur dan shalat sunnahnya. Rakaat 1 dan 2 shalat dzuhur saya baca sepuluh ayat ini. Bila masih belum terasa lancar saya akan mengulanginya pada rakaat ke 2. Bahkan terkadang saya ulangi lagi di shalat badha dhuhur. Bila sudah lancar baru saya pindah ke ayat 41-52. Dan ini mungkin baru saya lakukan pada shalat ashar.<br />
    Demikian Pak Suryana, semoga bermanfaat.<br />
    Selamat bermuraja&#8217;ah&#8230;..</p>
<p>Ummu Alya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Tehnik Menghafal dan Murajaah Al Quran oleh Ummu Alya</title>
		<link>http://kultum.wordpress.com/2007/12/13/tehnik-menghafal-dan-murajaah-al-quran/#comment-646</link>
		<dc:creator>Ummu Alya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 08:28:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kultum.wordpress.com/2007/12/13/tehnik-menghafal-dan-murajaah-al-quran/#comment-646</guid>
		<description>Yang dimaksud dengan &#039;macet&#039; adalah kondisi lupa ketika kita memurajah hafalan dan betul-betul &#039;blank&#039; dan tidak bisa melanjutkan lagi. Bila menghafal secara konvensional kondisi macet ini sering terjadi karena ayat yang dibaca sangat tergantung dengan ayat yang sebelumnya. Demikian..

wassalam
Ummu Alaya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang dimaksud dengan &#8216;macet&#8217; adalah kondisi lupa ketika kita memurajah hafalan dan betul-betul &#8216;blank&#8217; dan tidak bisa melanjutkan lagi. Bila menghafal secara konvensional kondisi macet ini sering terjadi karena ayat yang dibaca sangat tergantung dengan ayat yang sebelumnya. Demikian..</p>
<p>wassalam<br />
Ummu Alaya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di 3 Cara Allah SWT Mengawasi oleh revy</title>
		<link>http://kultum.wordpress.com/2008/02/11/3-cara-allah-swt-mengawasi/#comment-593</link>
		<dc:creator>revy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 10:30:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kultum.wordpress.com/?p=46#comment-593</guid>
		<description>makasih ya yg punya wb ini karna nya w bisa ambil plajaran nya wat cramah.........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasih ya yg punya wb ini karna nya w bisa ambil plajaran nya wat cramah&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
