hadits_parameter.gif

Sahabat Abi Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Allah swt tidak akan melihat kemolekan wajahmu dan kekayaanmu, tetapi Allah akan melihat hati dan amal perbuatanmu.” (HR. Muslim).

Hadits ini menuturkan kepada kita adanya dua parameter pada dua fase kehidupan kita yaitu di dunia dan di akhirat. Pada kehidupan di dunia kebanyakan manusia akan memberikan penilaian terhadap manusia berdasarkan tampilan dan kekayaannya. Orang akan terpesona atau hormat kepada orang yang lebih cantik atau tampan. Atau juga orang kaya lebih dihormati daripada orang miskin. Sering jeritan rakyat kecil tidak digubris oleh pemerintah kita. Sedang kalau yang meminta adalah pengusaha, maka akan segera dikeluarkan peraturan untuk melindunginya.

Pada fase kedua, yaitu kehidupan di akhirat, Allah swt akan menilai hati dan amal perbuatan kita didunia. Hati dan amal merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. Tidak bisa kita mempunyai niat baik tapi bertindak merampas hak orang lain. Atau ada orang yang berpendapat “Yang penting ingat Allah tapi tak perlu sholat.” Sementara itu, amal kita juga tidak diterima bila kita tidak mengharapkan ridha Allah. Seperti, melakukan sholat karena ingin dilihat mertua dan contoh lainnya.

Bagi seorang muslim yang diutamakan adalah menjaga dua parameter yang dilihat Allah dengan tidak melupakan dua parameter yang dilihat manusia. Jadi, jangan sekali-kali mengenyampingkan hati dan perbuatan kita karena itulah bekal kita di kehidupan yang kekal kelak.

Wallahu a’lam bish showab.

smile_icon.gif gatot h. pramono

Iklan